Pendidikan

Penjelasan Demokrasi Adalah: Jenis-Jenis dan Prinsipnya

demokrasi-adalah
Sumber: Freepik

Istilah demokrasi bukanlah suatu hal yang asing lagi terdengar di telinga kita, tentunya kita semua sering mendengar atau bahkan menerapkan prinsip demokrasi itu sendiri. Namun, nyatanya bagi beberapa orang masih banyak yang mengetahui pengertian dari demokrasi itu sendiri. Tak jarang mereka bahkan mempertanyakan “demokrasi adalah?” dan pertanyaan-pertanyaan umum lainnya.

Perlu kamu ketahui, kata demokrasi itu sendiri pertama kali muncul pada mazhab politik dan filsafat Yunani kuno di kota Athena. Demokrasi yang terbentuk di Athen itu sendiri merupakan demokrasi langsung dan memiliki dua ciri utama  yaitu pemilihan acak warga biasa untuk mengisi administratif dan yudisial di pemerintahan. 

Terlepas dari itu, tentu penting bagi kita mengetahui demokrasi secara mendalam mengingat negara Indonesia itu sendiri merupakan salah satu negara yang menganut demokrasi terbesar di dunia. Untuk itu, pada topik kali ini ada beberapa penjelasan lengkap mengenai demokrasi secara lebih mendalam mulai dari pengertian hingga prinsip. Penasaran? Yuk!simak.

Arti demokrasi adalah?

Menurut pengertian secara umum, demokrasi adalah bentuk pemerintahan yang semua keputusannya bergantung pada kesepakatan mayoritas secara bebas dari masyarakat. Selain itu, demokrasi juga dapat diartikan sebagai bentuk pemerintahan yang mana semua warga negaranya memiliki hak yang sama untuk pengambilan keputusan.

Dalam demokrasi ini, tentunya mengizinkan warga negaranya ikut serta baik itu secara langsung ataupun perwakilan dalam perumusan, pengembangan, dan pembuatan hukum. Terlepas dari itu, demokrasi ini mencakup semua kondisi seperti sosial, ekonomi, adat hingga budaya yang memungkinkan adanya praktik kebebasan politik secara bebas. 

Selain beberapa penjelasan penting tersebut, demokrasi juga merupakan suatu perangkat gagasan dan prinsip tentang kebebasan beserta praktik dan prosedurnya. Jadi, secara singkat dapat kita simpulkan bahwa demokrasi adalah bentuk pemerintahan yang mana semua keputusannya bersumber pada kesepakatan mayoritas secara bebas dari masyarakat. 

Baca juga: Pengertian Argumentasi Adalah: Berikut Ciri dan Strukturnya

Menurut para ahli demokrasi adalah?

Selain pengertian secara umum tersebut, tentunya para ahli memiliki definisi dan pandangan tersendiri pada demokrasi ini. Adapun beberapa pengertian demokrasi menurut para ahli seperti berikut ini:

Abraham Lincoln

Perlu kamu ketahui, Abraham Lincoln ini merupakan seorang presiden Amerika Serikat ke-17 yang menjabat sejak 4 maret 861. Ia juga dikenal sebagai peletak konsep dasar demokrasi. Menurutnya, demokrasi adalah sebuah hal yang didasari oleh rakyat. Abraham Lincoln menjelaskan bahwa demokrasi adalah sebuah pemerintahan yang berasal dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat.

C.F Strong

Selain menurut Abraham, demokrasi juga memiliki artian lain menurut C.F Strong yang terkenal sebagai seorang pengarang. Menurutnya, demokrasi adalah sistem pemerintahan di mana mayoritas rakyat berusia turut serta dalam politik atas dasar sistem perwakilan, yang kemudian menjamin pemerintahan mempertanggungjawabkan setiap tindakan dan keputusannya. 

Harris Soche

Pengertian menurut para ahli terakhir yaitu menurut Harris Soche. Menurutnya, demokrasi didefinisikan sebagai bentuk pemerintahan, karenanya dalam kekuasaan pemerintahan terdapat prosi bagi rakyat atau orang banyak yang mengatur, mempertahankan dan melindungi dirinya dari paksaan orang lain atau badan yang tidak bertanggung jawab. 

Jenis-jenis Demokrasi Berdasarkan Prioritas

Setelah mengetahui beberapa penjelasan lengkap mengenai arti dari definisi itu sendiri baik itu secara umum atau menurut para ahli. Perlu kamu ketahui, selanjutnya demokrasi juga memiliki jenis-jenisnya berdasarkan pada prioritas seperti berikut:

1. Berdasarkan Penyaluran Kehendak Rakyat

  • Demokrasi yang mengikutsertakan setiap warga dalam negara tersebut untuk bermusyawarah dalam menentukan kebijakan umum negara.
  • Demokrasi yang dilaksanakan melalui sistem perwakilan. Demokrasi dengan jenis yang satu ini biasanya diterapkan tas pertimbangan kenyataan suatu negara dengan jumlah penduduk yang besar, wilayah yang luas, dan permasalahan yang semakin kompleks. 

2. Berdasarkan Prinsip Ideologi

  • Demokrasi konstitusional. Demokrasi konstitusional adalah demokrasi yang berlandaskan pada kebebasan atau individualisme. Demokrasi jenis ini dapat dicirikan dengan kekuasaan pemerintahan yang terbatas dan tidak diperkenankan banyak campur tangan dan bertindak sewenang-wenang terhadap warganya. Dalam hal ini, kekuasaan pemerintah dibatasi oleh konstitusi. 
  • Demokrasi rakyat. Dalam demokrasi berdasarkan ideologi ini juga terdapat demokrasi rakyat atau demokrasi proletar. Demokrasi yang satu ini merupakan demokrasi yang berdasarkan pada marxisme-komunisme. Selain itu, demokrasi jenis ini juga menginginkan kehidupan tanpa adanya kelas sosial. Misalnya, suatu negara seperti Korea utara dan beberapa bekas negara uni soviet. 
  • Demokrasi pancasila. Selain beberapa jenis demokrasi sebelumnya, dalam jenis demokrasi berdasarkan prinsip ideologi juga terdapat demokrasi pancasila. Demokrasi yang satu ini merupakan sebuah demokrasi yang berlaku di indonesia. Menariknya, demokrasi pancasila bersumber dari tatanan nilai sosial dan budaya dengan berdasarkan musyawarah untuk mufakat. Selain itu, demokrasi pancasila juga mengutamakan kepentingan dan pertimbangan.

Baca juga: Healing Adalah: Pengertian, Perbedaan dan Tips Penerapan

3. Berdasarkan Tujuan

  • Demokrasi formal. Demokrasi formal ini merupakan bagian dari jenis demokrasi berdasarkan tujuan yang dapat kita artikan sebagai demokrasi yang menjunjung tinggi persamaan dalam bidang politik tanpa adanya pengurangan kesenjangan dalam bidang ekonomi. Biasanya, demokrasi formal ini dianut oleh beberapa negara liberal.
  • Demokrasi material. Secara pengertian, demokrasi material adalah demokrasi yang berfokus pada upaya untuk menghilangkan perbedaan dalam bidang ekonomi. Yang mana persamaan dalam bidang politik kurang diperhatikan. Biasanya, demokrasi dengan jenis ini digunakan oleh beberapa negara-negara komunis.
  • Demokrasi gabungan. Macam-macam demokrasi selanjutnya adalah demokrasi gabungan yang dianut oleh negara-negara non blok. Demokrasi gabungan ini berada pada jalur tengah, yakni mengambil kebaikan dan membuang keburukan dari pelaksanaan demokrasi formal dan material. 

Prinsip-prinsip Demokrasi

Setelah mengetahui berbagai penjelasan mengenai pengertian hingga jenis-jenis demokrasi berdasarkan prioritas. Maka selanjutnya dalam demokrasi itu sendiri juga terdapat prinsip-prinsip demokrasi yang harus kamu ketahui. Adapun beberapa prinsip-prinsip tersebut seperti berikut ini:

  1. Kedaulatan masyarakat.
  2. Pemerintahan berdasarkan persetujuan dari yang diperintah/
  3. Kekuasaan mayoritas.
  4. Hak-hak minoritas.
  5. Jaminan hak asasi manusia.
  6. Pemilihan yang bebas, adil dan jujur.
  7. Persamaan didepan hukum.
  8. Proses hukum yang wajar.
  9. Pembatasan pemerintah secara konstitusional.
  10. Pluralisme sosial, ekonomi, dan politik.
  11. Nilai-nilai toleransi, pragmatisme, kerjasama, dan mufakat.
  12. Memperjuangkan kesejahteraan masyarakat.

Baca juga: Fomo Crypto Adalah : Pengertian Dan 3 Cara Menghindarinya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button