Bisnis

5 Cara Ternak Cacing Tanah Di Ember Untuk Pemula

Cara Ternak Cacing Tanah Di Ember – Siapa sih yang tidak tahu cacing ?? pasti semua orang sudah mengenal betul dengan hewan yang bernama cacing ini. bahkan sebagian orang juga menganggap hewan cacing ini hewan yang menjijikan. 

Akan tetapi jangan salah hewan yang menjijikan ini memiliki manfaat yang cukup banyak. Cacing ini memiliki kandungan protein yang baik jika kamu jadikan makanan ternak hewan yang kamu punya.

Lalu biasanya juga cacing digunakan sebagai obat penurun demam serta obat untuk mengatasi sakit tipes untuk manusia.

Ternak Cacing Tanah Adalah Peluang Usaha Menjanjikan

Tak heran jika banyak orang membudidaya ternak hewan cacing ini, karena nilai harga jual yang cukup tinggi dan memberikan keuntungan yang memuaskan. Meskipun hewan ini menjijikan, namun pada akhirnya juga diburu banyak orang karena memiliki manfaat yang dinilai menguntungkan. Cukup menggiurkan bukan usaha ternak cacing ini ??? Untuk memulai usaha ini juga kamu tidak perlu mengeluarkan biaya modal yang besar. 

Nah, artikel ini akan mengulas lebih lengkap tentang cara cara dan tips yang mudah untuk memulai usaha ternak cacing tanah. Meskipun hanya dengan menggunakan media ember, yuk simak sampai akhir artikel!

Cara Ternak Cacing Tanah Di Ember

cara ternak cacing tanah
cara ternak cacing tanah

Sebelum memulai usaha bisnis ternak cacing tanah, kamu perlu mempersiapkan beberapa media ternaknya terlebih dahulu. Yang kemudian, setelah kamu mempersiapkan tempat untuk cacing ternak ini, kamu juga perlu mempersiapkan bibitnya, mengetahui cara memberikan pakan untuk cacing, dan yang terakhir adalah cara panen.

Baca juga:  Cara Memulai Bisnis Online Pemula Tahun 2022

Ikuti cara dan tips dibawah ini untuk memulai usaha ternak yang akan kamu jalankan : 

1. Menyiapkan Media Tempat Untuk Cacing Tanah

Untuk langkah awal yang perlu kamu lakukan adalah menyiapkan tempat untu cacing cacing tanah tersebut berkembangbiak. Kamu bisa menggunakan box kotak bekas atau Ember yang kamu miliki di rumah, lalu isi ember atau bok tersebut dengan tanah yang lembab.

Pastikan juga ember tersebut berukuran yang tidak terlalu besar, ketika wadah tersebut sudah diisi tanah sebaiknya juga memakai tanah humus. Apabila tanah kekurangan nutrisi, maka kamu bisa menambahkan pupuk kompos secukupnya. 

Lalu setelah kamu mengisi ember tersebut dengan tanah yang subur pastikan tanah mencapai tinggi sekitar 5 cm hingga 10 cm. Kemudian, Taruh wadah yang sudah terisi tanah tersebut di tempat yang tidak terkena paparan sinar matahari secara langsung agar media tanah tidak kering. Sebisa mungkin taruh wadah ditempat yang teduh. 

2. Menyiapkan Bibit Cacing Tanah Yang Baik Dan Berkualitas

Setelah semua media tempat untuk cacing selesai kamu buat, hal berikutnya kamu perlu menyiapkan bibit cacing tanah yang berkualitas baik. Jika kamu ternak cacing dengan kualitas yang tidak baik, maka hasil yang akan kamu panen juga akan memiliki kualitas yang tidak baik.

Sebenarnya ada banyak jenis jenis cacing tanah, akan tetapi tidak semua cacing bisa kamu jadikan hewan ternak. Biasanya yang orang ternak adalah cacing tanah jenis Lumbricus Rubellus karena memiliki kualitas yang baik jika kita membudidayakan dengan cara yang benar.

Keunggulan cacing tanah Lumbricus Rubellus merupakan cacing tanah yang dapat menghasilkan banyak telur. Cacing ini memiliki sifat yang relatif diam dan tidak banyak gerak, sehingga aka lebih memudahkan kamu untuk menegmbangkan serta menggemukan cacing jens ini.

Baca juga:  Cara Memulai Bisnis Hand Lettering yang Sukses, Ikuti 9 Langkah Suksesnya Ini!

Pada umumnya sebaiknya kamu mengisi bibit dalam ember sebanyak 50 hingga 1001 bibit cacing saja. Karena jumlah penebaran bibit cacing tersebut sangat cocok untuk kamu sebagai pemula.

3. Memindahkan Bibit Cacing Tanah

Setelah kamu menebar bibit cacing, langkah selanjutnya kamu perlu memindahkan bibit cacing ke media ternak yang sebenarnya. Berikut ini cara dan langkah untuk memindahkan cacing tanah ke media ternak.

  • Kamu perlu memperhatikan selalu kelembaban tanah dengan cara membasahi tanah yang sudah kamu letakan ke media ternak. 
  • Kamu juga perlu memastikan Ph yang sesuai untuk proses perkembangan cacing tanah tersebut.
  • Lalu barulah kamu menyebarkan bibit cacing ke media tempat perkembangan cacing.
  • Selalu periksa setiap 3 jam sekali pada proses perkembangbiakan. Pastikan gerak cacing. Apabila ada cacing yang keluar dari tanah kemungkinan Ph tanah tidak sesuai atau kondisi tanah tidak membuat nyaman cacing.

4. Cara Merawat Dan Memelihara Cacing Tanah Dengan Baik

Cara selanjutnya merupakan cara yang paling penting untuk memastikan bahwa bibit cacing memiliki kualitas yang baik dan dapat dipanen dengan hasil yang memuaskan. Ya tentu saja cara merawat dan memelihara cacing dengan baik. 

Yuk simak cara yang benar untuk merawat dan memelihara cacing tanah yang baik, sebagai berikut :

Memberi Pakan Untuk Cacing Tanah

Pemberian pakan pada cacing harus kamu lakukan secara rutin agar cacing dapat bertumbuh dengan baik. Untuk Pakan cacing tanah yang paling banyak direkomendasikan adalah memberikan kotoran hewan seperti kotoran sapi atau kerbau. 

Selain kotoran hewan kamu juga dapat memberikan pakan berupa sayuran kering atau dari bahan bahan organik. Pupuk kandang, ampas tahu, hal itu dapat membuat cacing cepat gemuk dan sehat.

Baca juga:  Pahami 12 Resiko Bisnis Sarang Burung Walet Sebelum Memulainya

Mengganti Media Tanah

Cara membudidayakan ternak cacing tanah ini kamu perlu memperhatikan, Bahwa tanah cacing perlu secara rutin mengganti media tanah sebulan sekali. Hal ini berguna untuk cacing berkembang dengan cepat. 

Sehingga mengganti media tanah merupakan hal yang paling penting. Cara melakuan hal ini adalah kamu mengeluarkan semua cacing yang berada dalam media. Kemudian masukan tanah yang baru lalu pindahkan kembali cacing tanah ke media yang sudah siap diganti tanahnya.

Membuat Media untuk Cacing Bertelur

Proses merawat dan memelihara cacing ternak yang baik menjamin untuk saat melakukan panen. Oleh sebab itu, kamu perlu memastikan telur telur cacing dapat menetas kembali untuk proses budidaya sehingga dapat memberikan keuntungan yang lebih.

Ketika cacing bertelur, kamu juga perlu menyiapkan media yang sesuai untuk cacing tersebut. Media yang perlu kamu siapkan adalah campuran jerami, pupuk kandang atau pupuk kompos kering untuk media paling disukai dan banyak direkomendasikan.

5. Memanen Cacing Tanah

Setelah kamu melakukan merawat dan pemeliharaan yang benar, cacing dapat kamu panen setelah memasuki usia 3 sampai 6 bulan. Proses pemanenan cacing tanah ini cukup mudah, caranya kamu perlu mendekatkan lampu pada ember ternak. 

Karena cacing tidak suka akan adanya cahaya, sehingga ketika didekatkan pada cahaya lampu. Cacing akan keluar dari tanah media. Dan cacing yang keluar siap untuk langsung dipanen. Setelah kamu melakukan panen kamu juga bisa memanfaatkan tanah untuk pupuk kompos.

Nah, itulah beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk memulai usaha ternak cacing tanah yang benar dan berkualitas untuk kamu sebagai pemula.

Demikianlah ulasan tentang cara ternak cacing tanah dalam ember untuk kau sebagai pemula, semoga artikel diatas dapat membantumu dan semoga bermanfaat. Salam sukses dari admin blog prayoga.id.

Sigit Prayoga

Praktisi trading forex, crypto dan juga saham. Selain itu juga suka berbagi informasi mengenai bisnis online. Semoga dengan adanya blog prayoga.id ini bisa menjadi wadah saya untuk berbagi sesuatu yang bermanfaat. Salam sukses buat semuanya, Amin

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button