Pendidikan

Feedback Adalah: Pengertian, Jenis, Fungsi Beserta Tipsnya

feedback-adalah
Sumber Foto: Freepik

Feedback itu sendiri, sudah sering kita dengar dalam keseharian. Pastinya, kita semua sudah tidak asing dengan kata feedback tersebut. Meskipun demikian, tentunya masih ada beberapa orang yang bahkan mempertanyakan pengertian feedback adalah, dan beberapa pertanyaan umum lainnya.

Baik itu dalam hubungan, aktivitas keseharian, dan lain sebagainya, feedback sangat dibutuhkan. Perlu kamu ketahui, feedback itu terjadi pastinya karena berawal dari komunikasi kita dengan orang lain. Dalam pekerjaan itu sendiri, seorang customer service akan meminta feedback dari kamu untuknya. 

Terlepas dari itu, tentu feedback merupakan suatu hal penting terlebih jika pekerjaan yang kamu lakukan mengharuskan adanya hubungan dan jalinan komunikasi dengan orang lain. Bagi kamu yang masih penasaran dan ingin mengetahui feedback secara mendalam. Pastikan untuk mengikuti pembahasan berikut.

Pengertian feedback adalah?

Feedback merupakan suatu kata yang berasal dari kata bahasa Inggris yaitu feed dan back. Jika diartikan menurut penggabungan kata antara freed dan back yaitu, kegiatan dua pihak yang saling memberikan timbal balik terhadap suatu topik pembahasan. Tentunya, feedback ini dapat digunakan secara luas baik itu dalam keseharian atau lain sebagainya.

Secara umum, feedback adalah umpan balik atau respon untuk mengoreksi sebuah tindakan, baik itu secara verbal atau nonverbal. Dalam dunia bisnis itu sendiri, aspek feedback ini sangat penting terhadap kelangsungan bisnis atau kepuasan pelanggan yang lebih maksimal.

Baca juga: Evaluasi Adalah: Pengertian, Manfaat dan Tahapan Pelaksanaan

Apa perbedaan respon dan feedback?

Meskipun terdengar cukup sama antara respon dan feedback, tetapi keduanya tentu memiliki perbedaan. Secara pengertian, respon adalah tanggapan atau seperangkat reaksi kepada komunikator setelah menerima obrolan atau lain sebagainya. Sedangkan feedback, adalah umpan balik atau tanggapan komunikan apabila tersampaikan pesan kepada komunikator. 

Jenis-jenis Feedback

Tentunya, feedback itu sendiri dibedakan menjadi beberapa macam dan masing-masing jenis feedback memiliki pengertiannya tersendiri. Adapun beberapa jenis feedback yang perlu kamu ketahui seperti berikut ini:

1. Feedback Positif

Jenis-jenis feedback tersebut salah satunya seperti feedback positif ini. Perlu kamu ketahui, feedback positif itu sendiri adalah sebuah respon yang dilakukan oleh seseorang komunikan atau orang yang menerima feedback. 

Biasanya, feedback ini menandakan bahwa seseorang yang menerima feedback tersebut mengerti atau mau bekerja sama dengan orang yang memberikan feedback dalam suatu topik tertentu. 

2. Feedback Negatif

Selain terdapat feedback positif, dalam jenis feedback juga terdapat feedback negatif. Secara pengertian, feedback negatif merupakan sebuah situasi dimana kamu menerima perkataan, tulisan atau lain sebagainya yang memberikan efek buruk terhadap apa yang kamu hasilkan.

Misalnya, jika kamu menjual sebuah produk kemudian ada orang yang melakukan pembelian. Setelah itu mereka memberikan review dan mengatakan bahwa produk tersebut memiliki kualitas yang tidak bagus atau jelek. 

3. Feedback Netral

Berbeda dari dua jenis feedback sebelumnya, dalam feedback netral ini ulasan atau tanggapan yang dilontarkan akan sangat sulit untuk dipahami. Pasalnya, feedback netral tidak menunjukan sebagai umpan balik positif atau negatif. 

Biasanya, hal ini bisa dilihat dari respon yang diberikan komunikan dalam bentuk diam atau tidak memberikan balasan apapun. Selain itu, biasanya para pemberi feedback tersebut juga memberikan ulasan yang positif dan negatif, alhasil feedback tersebut dapat dikatakan sebagai feedback netral. 

4. Feedback Internal

Jenis feedback selanjutnya yaitu feedback internal. Perlu kamu ketahui, jenis feedback yang satu ini dapat diartikan sebagai suatu tanggapan atau respon yang bersumber dari diri sendiri. Artinya, ketika ada seorang komunikator menyampaikan suatu hal kepada para komunikan, kemudian dia akan merevisi apa yang disampaikannya tersebut karena beberapa alasan tertentu. 

Baca juga: Akomodasi Adalah: Berikut Pengertian, Bentuk dan Tujuan

5. Feedback Eksternal

Feedback eksternal merupakan kebalikan dari jenis feedback sebelumnya. Secara pengertian, feedback eksternal itu sendiri adalah suatu respon atau tanggapan yang diperoleh dari pihak komunikan. 

Misalnya, pihak komunikan memberikan ekspresi atau tanggapan dari raut wajah, perilaku, suara, dan berbagai gerakan tertentu saat melakukan komunikasi dengan pihak komunikator. 

6. Feedback Verbal 

Perlu kamu ketahui, feedback verbal itu sendiri adalah jenis feedback yang diberikan dalam bentuk kata-kata atau bahasa, baik itu lisan atau tulis. Lebih jelas mengenai contoh dari feedback verbal seperti, ketika komunikator melontarkan pertanyaan komunikan. Lalu, nantinya komunikan akan memberikan feedback berupa jawaban atau pertanyaan itu. 

7. Feedback Non-verbal

Feedback non verbal itu sendiri, sebenarnya kebalikan dari feedback verbal. Secara pengertian feedback non verbal merupakan feedback yang diberikan dalam bentuk isyarat, gerak-gerik tubuh, maupun raut wajah. 

Fungsi feedback adalah?

Setelah mengetahui beberapa penjelasan mengenai feedback itu sendiri, tentunya feedback juga memiliki banyak fungsi. Tentunya, fungsi dari feedback itu sendiri beragam semua itu tergantung pada bidan atau orang yang menggunakanya. Dalam komunikasi, feedback ini sangat penting karena dapat membantu memelihara terjalinya komunikasi terbuka yang lebih efektif.

Contohnya yaitu, dalam perusahaan apabila mendapatkan umpan balik atau feedback positif baik itu dari customer atau lain sebagainya. Maka akan membuat kualitas karyawan menjadi meningkat. Sebaliknya, jika mendapatkan feedback negatif yang tidak tersampaikan dengan baik maka akan memberikan dampak negatif.

Selain itu, contoh lainnya yaitu mengenai guru yang mengajar muridnya. Setelah murid tersebut menyampaikan tugas, nantinya guru akan memeriksa kemudian memberikan umpan balik kepada murid tersebut. Tentunya, murid tersebut akan dapat membetulkan tugasnya sesuai dengan feedback yang diberikan oleh guru. Jadi, sederhananya feedback bisa dilakukan pada semua bidang, sesuai kebutuhan yang menggunakannya. 

Tips Menyampaikan Feedback

Dalam penyampaian feedback ini tentunya ada beberapa hal yang harus kamu pahami, agar nantinya feedback yang kamu berikan sesuai dengan yang kamu inginkan. Adapun beberapa tips dalam menyampaikan feedback seperti berikut ini:

1. Menyampaikan secara spesifik

Tips pertama dalam menyampaikan feedback yang benar dan baik yaitu menyampaikannya secara spesifik. Tentunya, dengan penyampaian yang spesifik maka diharapkan para penerima feedback mengerti apa yang kamu maksudkan dalam pesan tersebut. 

2. Dilakukan secara tertutup

Tips menyampaikan feedback yang baik dan benari yaitu melakukannya secara tertutup. Hal tersebut sangat perlu diperhatikan, terlebih jika feedback tersebut dilakukan dalam dunia kerja. Tentunya, penyampaian feedback atau umpan balik tersebut harus dilakukan secara tertutup baik itu bos dengan karyawan atau lain sebagainya. 

Baca juga: Ekosistem Adalah: Pengertian, Komponen, Jenis, dan Contohnya

3. Memberikan waktu untuk tanggapan

Seperti yang sudah kita ketahui, feedback ini dapat terjadi karena kedua belah pihak saling berkomunikasi secara dua arah. Setelah kamu menyampaikan feedback yang baik dan benar. Seharusnya, kamu memberikan waktu kepada komunikan agar bisa menanggapi feedback yang telah kamu berikan sesuai dengan keinginannya. 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button