Pendidikan

Cerita Fiksi Adalah: Ketahui Pengertian, Ciri, dan Jenisnya

fiksi-adalah
Foto: Freepik

Cerita fiksi itu sendiri bukanlah suatu hal yang asing lagi ditelinga kita, terlebih cerita fiksi ini sering kita dengar dan digunakan di sekolah. Meskipun demikian, tentunya masih ada saja beberapa dari kalian yang bahkan mempertanyakan pengertian dari cerita fiksi adalah, atau beberapa pertanyaan lainnya. 

Perlu kamu ketahui, alasan mengenai disebut cerita fiksi karena karya tulis, karangan, atau cerita yang ada dalam cerita fiksi tersebut dibuat oleh pengaran berdasarkan khayalan atau dunia rekaan pengarang, dan bukan kenyataan. Selain itu, tujuan pembuatan cerita fiksi ini yaitu bertujuan untuk menghibur dan menceritakan suatu peristiwa yang dibuat oleh pengarang.

Terlepas dari itu, dalam cerita fiksi juga terdapat beberapa hal penting seperti ciri-ciri, unsur struktur dan lain sebagainya. Tentunya, semua itu perlu kamu pahami agar dapat membuat cerita fiksi yang baik dan benar. Untuk itu, pada pembahasan kali ini topik yang akan dibagikan berfokus membahas cerita fiksi secara mendalam, mulai dari pengertian hingga jenis-jenisnya. Penasaran?Yuk!simak.

Pengertian cerita fiksi adalah?

Cerita rekaan atau kita mengenalnya dengan cerita fiksi adalah cerita atau latar yang berasal dari imajinasi. Dengan kata lain, cerita yang tertuang atau diceritakan dalam cerita ini tidak berdasarkan kepada sejarah atau fakta. Dalam karya fiksi itu sendiri, dapat kita tuangkan dalam format seperti tulisan, pertunjukan langsung, film, acara televisi, animasi, dan lain sebagainya.

Meskipun kara yang tertuang dalam fiksi ini hanyalah imajinasi atau khayalan, namun kamu juga harus memperhatikan beberapa hal penting lainnya yang ada dalam pembuatan karya fiksi. Beberapa hal tersebut seperti hukum, moral, agama, logika, dan lainnya yang tertuang dalam cerita fiksi harus sejalan dengan yang ada dalam dunia nyata dan tetap harus masuk secara logis. 

Baca juga: Evaluasi Adalah: Pengertian, Manfaat dan Tahapan Pelaksanaan

Menurut para ahli cerita fiksi adalah?

Selain pengertian secara umum tersebut, ada juga beberapa pengertian lain mengenai cerita fiksi menurut para ahli. Berikut beberapa pengertian cerita fiksi menurut para ahli tersebut:

Semi

Menurut Semi, cerita fiksi merupakan jenis narasi literer dan berupa cerita rekaan. Selain itu, menurutnya fiksi merupakan cerita rekaan karena yang diceritakan adalah peristiwa kehidupan yang pada dasarnya merupakan peristiwa kehidupan rekaan pengarang dan realitanya tidak dipersoalkan.

Krismarsanti

Selain menurut Semi, adapun beberapa pengertian lain mengenai cerita fiksi salah satunya menurut Krismarsanti. Menurutnya, cerita fiksi adalah karangan yang berisi kisahan atau cerita yang dibuat berdasarkan khayalan atau imajinasi pengarang. 

Ciri-ciri Cerita Fiksi

Seperti yang sudah kita ketahui sebelumnya, bahwa cerita fiksi itu sendiri merupakan bentuk khayalan atau imajinasi pengarang. Dengan demikian, cerita fiksi dan nonfiksi keduanya akan memiliki perbedaan dan karakteristik yang berbeda-beda. Adapun beberapa ciri-ciri dalam cerita fiksi seperti berikut ini:

  • Memiliki sifat rekaan atau imajinasi pengarang.
  • Biasanya menggunakan bahasa yang mengandung nilai emosional atau konotatif. 
  • Karya fiksi umumnya menyasar pada emosi dan perasaan para pembaca, bukan pada logika.
  • Mengandung pesan moral atau amanat dari pengarang. 
  • Menampilkan sudut pandang yang berbeda.

Unsur dalam Cerita Fiksi

Selain memiliki ciri-ciri, biasanya dalam karya fiksi khususnya cerita fiksi memiliki unsur-unsur yang perlu kamu pahami. Berikut penjelasannya:

1. Unsur Intrinsik

Salah satu unsur yang terdapat pada cerita fiksi yaitu unsur intrinsik. Perlu kamu ketahui, unsur intrinsik adalah unsur pembangun dari dalam cerpen. Unsur yang satu ini merupakan salah satu unsur penting yang tidak boleh kamu lewatkan dalam karya sastra. Adapun beberapa komponen wajib dalam unsur ini seperti berikut:

    • Tema, yaitu gagasan utama yang ingin disampaikan pengarang dalam cerita fiksi. Dapat dikatakan, tema ini merupakan suatu bagian yang bersifat sebagai nyawa dalam cerita fiksi.
    • Tokoh, sama halnya dengan beberapa karya sastra lain dalam cerita fiksi itu sendiri umumnya terdapat dua tokoh yaitu tokoh utama dan tokoh tambahan.
    • Alur atau Plot, bagian yang satu ini sangat diperlukan untuk mengembangkan cerita fiksi.
    • Konflik, merupakan ketegangan atau pertentangan dalam cerita rekaan baik itu pertentangan antara tokoh atau lainnya. 
  • Latar tempat, waktu, dan lingkungan. Bagian yang satu ini juga cukup penting dalam cerita fiksi.
  • Amanat, berisi pesan-pesan yang diberikan pengarang dalam cerita fiksi. 
    • Sudut Pandang, merupakan suatu pandangan pembaca dalam cerita fiksi.
  • Penokohan, teknik atau cara menampilkan tokoh.

2. Unsur Ekstrinsik

Sebenarnya, pengertian dari unsur ekstrinsik itu sendiri memiliki pengertian yang berbanding terbalik dari unsur sebelumnya. Pengertian tersebut yaitu unsur yang membangun di luar karya, seperti budaya, latar belakang, dan lainnya. Adapun beberapa bagian penting dalam unsur ekstrinsik tersebut:

  • Keyakinan.
  • Pandangan hidup yang akan mempengaruhi karya yang ditulis.
  • Psikologi, baik itu berupa psikologi pengarang seperti ekonomi, politik, dan sosial.
  • Keadaan subjektivitas individu.

Baca juga: Evaluasi Adalah: Pengertian, Manfaat dan Tahapan Pelaksanaan

Jenis-jenis Cerita Fiksi

Setelah mengetahui, beberapa penjelasan menarik mengenai cerita fiksi tersebut. Tentunya, kamu juga perlu mengetahui bahwa dalam cerita fiksi dibedakan menjadi beberapa jenis. Berikut penjelasan lengkapnya: 

1. Fiksi historis

Fiksi historis atau fiksi sejarah, merupakan suatu cerita yang disusun secara nyata dan menggambarkan kehidupan dari tokoh secara mendalam. Selain itu, pengertian lain mengenai fiksi historis yaitu penulisan cerita fiksi yang berdasarkan pada fakta sejarah. Contohnya seperti novel, cerpen, legenda, dan lain sebagainya. 

2. Fiksi biografis

Selain fiksi historis, adapun jenis cerita fiksi lainnya salah satunya fiksi biografis. Secara pengertian, fiksi biografis merupakan suatu karya fiksi yang dibuat berdasarkan fakta pada biografi seorang tokoh. 

3. Fiksi sains

Fiksi sains atau bisa disebut juga dengan fiksi ilmiah merupakan salah satu genre dalam cerita fiksi. Biasanya, fiksi dengan jenis ini memiliki ciri khusus seperti elemen imajinasi yang berkaitan erat dan mempunyai kemungkinan untuk dijelaskan berdasarkan dengan pengetahuan.

4. Fiksi romantis

Berbeda dari beberapa jenis cerita fiksi lainnya, fiksi romantis ini umumnya sering menceritakan bagaimana hubungan percintaan bisa berhasil dan berakhir dengan bahagia. Namun, selain itu umumnya cerita yang ada dalam fiksi romantis ini tidak seperti hubungan pada kehidupan nyata. 

5. Fiksi realis

Secara pengertian, fiksi realis itu sendiri merupakan cerita fiksi yang memberikan gambaran kehidupan dan realitas sosial seperti yang dikenal oleh pembaca pada umumnya. Umumnya, dalam fiksi jenis ini tokonya masyarakat biasa dalam kehidupan sosialnya sehari-hari. 

6. Fiksi gotik

Biasanya, fiksi gotik ini memberikan sensasi yang seru bagi para pembacanya. Cerita dalam jenis fiksi yang satu ini biasanya menceritakan tentang keajaiban, horor, kematian, dan lain sebagainya.

Baca juga: Dinamika Adalah: Pengertian, Jenis-jenis, dan Contohnya

7. Fiksi religius

Jenis fiksi yang terakhir yaitu fiksi religius, tentunya kita sudah mengetahui alur cerita yang ada dalam cerita fiksi ini. Biasanya, alur cerita yang diceritakan berhubungan dengan tradisi keagamaa, atau lain sebagainya.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button