Reksadana

Ingin Belajar Investasi Reksadana? Simak 8 Langkah Ini

Disini akan admin jelaskan tutorial belajar investasi reksadana secara lengkap, totalnya ada 10 langkah. Sobat bisa ikuti semua sampai bisa menghasilkan uang dari reksadana yang dipilih.

Kemajuan teknologi memberikan dampak bagi banyak hal. Termasuk didalam kita melakukan investasi, dimana investasi bisa dilakukan hanya dengan 1 klik dari handphone kita.

Dan salah satu jenis investasi yang paling cocok untuk pemula adalah investasi reksadana. Karena mudah dilakukan, tanpa harus bingung memilih dan juga bisa dengan modal kecil.

10 Langkah Belajar Investasi Reksadana

Dalam belajar investasi reksadana, ada beberapa langkah yang bisa sobat lakukan. Antara lain sebagai berikut :

Mengetahui Apa Itu Investasi Reksadana

Hal pertama tentu saja sobat harus tahu apa itu reksadana. Reksadana adalah wadah dan pola pengelolaan dana/modal bagi sekumpulan investor untuk berinvestasi dalam instrumen-instrumen investasi yang tersedia di pasar modal dengan cara membeli unit penyertaan reksa dana.

Sedangkan melakukan investasi reksdana berarti kita menitipkan dana kepada manajer investasi. Kita tidak perlu memilih langsung instrumen investasi, namun sudah dikelola oleh manajer investasi. Dari sinilah jenis investasi reksadana cocok untuk pemula bahkan yang belum paham sama sekali dunia investasi.

Meskipun return yang dihasilkan relatif lebih kecil dibanding investasi langsung. Namun menggunakan reksadana kita juga akan mendapati resiko yang lebih rendah. Cocok untuk yang ingin berinvestasi rendah resiko.

Baca juga:  6 Cara Meminimalisir Risiko Investasi, Pemula Wajib Tahu

Mengenal Jenis-Jenis Investasi Reksadana

Setelah sobat mengetahui bagaimana konsep investasi reksadana. Maka sobat bisa lanjut mengenal jenis-jenis reksadana itu sendiri. Ada beberapa jenis investasi reksadana di Indonesia, antara lain :

  1. Reksa Dana Pasar Uang
    Jenis Reksa Dana yang investasinya ditempatkan 100% pada instrumen Pasar Uang, antara lain, obligasi yang jatuh tempo kurang dari satu tahun, deposito, dan Sertifikat Bank Indonesia (SBI).
  2. Reksa Dana Pendapatan Tetap
    Jenis Reksa Dana yang sebagian besar alokasi investasinya ditempatkan pada efek yang memberikan pendapatan tetap, seperti surat utang.
  3. Reksa Dana Campuran
    jenis Reksa Dana yang investasinya ditempatkan pada beberapa efek sekaligus, mencakup Saham, surat utang dan Pasar Uang.
  4. Reksa Dana Saham
    Jenis Reksa Dana yang sebagian besar alokasi investasinya ditempatkan pada efek Saham.

Sampai disini sobat sudah mulai ada gambaran lebih dalam lagi mengenai reksadana. Sebelum sobat memilih salah satu reksadana, sobat harus menetapkan dulu tujuan investasi reksadana yang hendak dilakukan.

Menetapkan Tujuan Investasi Reksadana

Menetapkan tujuan investasi reksdana ini sangat penting. Gunanya untuk menyesuaikan pilihan sobat dengan produk reksadana. Biar sobat punya gambaran, saya ada beberapa pilihan antara lain :

  • Tujuan Investasi Jangka Pendek
    Yang pertama sobat bisa menetapkan tujuan investasi untuk jangka yang lebih pendek. Artinya untuk menargetkan keuntungan dalam 1 sampai dengan 2 tahu. Dari sini sobat bisa memilih sebuah reksadana yang bisa memberikan return lebih besar dalam jangka waktu tersebut.
  • Tujuan Investasi Jangka Panjang
    Jika tujuan sobat adalah investasi jangka panjang, biasanya ditargetkan dalam minimal 5 tahun atau lebih. Bahkan bisa ditargetkan untuk hari tua nanti. Disini sobat bisa memilih investasi yang aman dalam jangka panjang. Selain itu pilihlah jenis investasi yang terus bertumbuh dalam jangka panjang.
Baca juga:  5 Penyebab Kegagalan Investasi Crypto Pemula Yang Sering Terjadi

Dengan mengetahui tujuan jangka investasi sobat juga akan lebih mudah menentukan rencana keuangan yang akan kita bahas pada poin selanjutnya.

Memilih Jenis Reksadana Yang Menguntungkan

Sampai disini sobat baru bisa memilih jenis reksadana yang menguntungkan. Yakni sesuai dengan target jangka investasi yang sudah dipilih.

Untuk menemukan jenis reksadana yang menguntungkan, sobat bisa melakukan beberapa hal. Cara memilih reksadana yang menguntungkan antara lain :

  1. Tentukan Profil risiko dan Tujuan Investasi
  2. Kenali Jenis-jenis Reksa Dana
  3. Pahami Isi Prospektus
  4. Lakukan Riset Profil Manajer Investasi
  5. Lihat Track Record Reksa Dana Pilihan
  6. Cari Tahu Management Fee

Dengan ke 6 langkah diatas, maka sobat akan memilih jenis reksadana yang tepat.

Mengenal Daftar Aplikasi Investasi Reksadana

Tahapan penting dalam belajar investasi reksadana adalah mengetahui dimana tempat investasi reksadana. Sekarang ini lebih mudah, karena ada banyak daftar aplikasi investasi yang terpercaya di Indonesia. Sebagai bahan pertimbangan, berikut daftar aplikasinya :

  • Aplikasi Bibit
  • Aplikasi Tanamduit
  • Aplikasi Pluang
  • Apliakasi Bareksa
  • Aplikasi Ajaib
  • Aplikasi IPOT
  • Aplikasi Makmur

Beberapa aplikasi diatas merupakan contoh aplikasi investasi reksadana terpercaya di Indonesia. Semuanya memiliki izin resmi dari pemerintah sehingga lebih aman.

Membuat Perencanaan Keuangan Untuk Investasi Reksadana

Tahapan belajar investasi reksadana yang selanjutnya adalah membuat perencanaan keuangan. Yakni berapa rupiah sobat ingin membeli sebuah reksadana.

Memangnya berapa modal yang dibutuhkan untuk investasi reksadana? Ini adalah pertanyaan yang bakalan keluar dari sobat semuanya.

Untuk bisa investasi reksadana bisa dimulai dengan modal kecil. Dan bahkan ada banyak perusahaan investasi reksadana yang minimal pembelian hanya 10.000 rupiah saja. Ini memberikan kesempatan lebar bagi semua orang yang ingin investasi reksadana.

Kalau sobat memiliki gaji UMR maka bisa menyisihkan sedikit setiap bulannya untuk melakukan investasi reksadana setiap bulan. Misalkan sobat memiliki gaji UMR, sobat bisa melakukan pembagian alokasi sebagai berikut :

  • Untuk kebutuhan pokok 25%
  • Untuk kebutuhan sekunder 25%
  • Untuk dana darurat 25%
  • Untuk investasi reksadana 25%
Baca juga:  Tips Sukses Investasi Pemula Dengan 5 Langkah Berikut Ini!

Dengan pembagian diatas, sobat bisa menyisihkan 25% penghasilan setiap bulannya untuk melakukan investasi. Usahakan investasi juga menggunakan uang dingin atau tidak terpakai. Agar sobat bisa tenang untuk investasi jangka panjang.

Memperbesar Penghasilan Agar Bisa Investasi Reksadana

Satu hal yang harus sobat tahu, ketika berinvestasi kecil maka hasilnya juga akan kecil. Maka dari itu kita perlu memperbesar anggaran atau kemampuan kita dalam melakukan investasi.

Sebagai contoh kita harus bekerja lebih keras agar penghasilan kita meningkat. Dengan begitu kita bisa melakukan investasi dengan nilai yang lebih besar.

Atau sobat juga bisa melakukan beberapa bisnis sampingan agar memiliki penghasilan lebih. Selama kita masih bisa bekerja, itulah kesempatan kita untuk menghasilkan uang. Dan disaat sudah tidak bisa bekerja, biarlah investasi kita yang mencukupi kebutuhan.

Disiplin Dalam Melakukan Investasi Reksadana

Salah satu kunci sukses dalam investasi reksadana adalah disiplin. Ini hampir sama dengan yang namanya menabung. Apalagi untuk sobat yang bermodal kecil, maka wajib hukumnya untuk disiplin.

Misalkan saja kita melakukan pembelian produk reksadana rutin setiap bulannya. Misalkan menyisihkan dari gajian yang dimilki sekitar 1 juta dalam sebulan. Dengan begitu modal pokok kita dalam beberapa tahun akan besar dan imbal hasil yang kita dapatkan pun juga lumayan.

Sampai disini saya rasa sobat sudah paham urutan yang benar dalam belajar investasi reksadana. Sobat tinggal mengikuti sesuai dengan beberapa poin diatas. Sekian dulu sharing dari saya pada kesempatan kali ini dan salam sukses dari admin prayoga.id.

Sumber refrensi :

Sigit Prayoga

Praktisi trading forex, crypto dan juga saham. Selain itu juga suka berbagi informasi mengenai bisnis online. Semoga dengan adanya blog prayoga.id ini bisa menjadi wadah saya untuk berbagi sesuatu yang bermanfaat. Salam sukses buat semuanya, Amin

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button