Ragam Manfaat

Wibu Adalah: Pengertian, Ciri-Ciri, dan Perbedaannya

wibu-adalah
Sumber Foto: Freepik

Seperti yang sudah kita ketahui, dalam dunia anime itu sendiri ada beberapa tingkatan fans, salah satunya seperti wibu ini. Meskipun wibu bukanlah suatu istilah atau ungkapan yang asing lagi ditelinga kita. Tetapi, mungkin beberapa dari kalian bahkan tidak mengetahui dan masih mempertanyakan arti dari wibu adalah dan beberapa pertanyaan umum lainnya. 

Tidak bisa dipungkiri, anime atau animasi asal Jepang ini memiliki banyak sekali penggemarnya baik itu pria atau wanita. Sebenarnya, kata anime itu sendiri merupakan sebuah singkatan dari animation dalam bahasa Inggris yang merujuk pada semua jenis animasi. 

Terlepas dari, saking banyaknya penggemar yang menyukai ini hingga tak sedikit dari mereka memiliki tingkatan salah satunya wibu ini. Bagi kamu yang benar-benar ingin mengetahui penjelasan mengenai wibu secara mendalam, kamu berada pada artikel yang sangat tepat. Pasalnya pada pembahasan kali ini berfokus menjelaskan mengenai wibu mulai dari beberapa pembahasan umum lainnya. Penasaran? Yuk!simak.

Arti wibu adalah?

Perlu kamu ketahui, wibu itu sendiri merupakan suatu istilah atau sebuah yang ditujukan kepada seseorang yang sangat jatuh cinta kepada budaya Jepang. Namun, kecintaannya tersebut dinilai sudah berlebihan. Secara umum, wibu itu sendiri dapat ditujukan kepada orang-orang yang bukan asli Jepang yang terlalu terobsesi terhadap kebudayaan Jepang.

Selain itu terdapat pengertian lain, wibu sendiri berasal dari istilah jepang yaitu weaaboo atau weeaboo untuk ditujukan kepada seseorang yang fanatik dan menyukai hal-hal yang berbau Jepang. Seperti anime, lagu-lagu Jepang, idol Jepang, dan lain sebagainya. Singkatnya, seorang wibu ini menyukai berbagai hal apapun itu yang berkaitan dengan Jepang.

Baca juga: Trust Issue Adalah: Pengertian, Penyebab dan Dampak

Kenapa dipanggil wibu?

Sebenarnya, jika kamu mengetahui tingkatan fans anime maka akan mengerti mengapa seseorang disebut dengan wibu. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, seorang wibu akan menyukai berbagai hal atau budaya tentang Jepang. Namun, mereka itu sendiri bukan warga Jepang. Lebih parahnya, seorang wibu ini cenderung tidak menghargai budaya mereka sendiri.

Perbedaan Wibu dan Otaku

Sebenarnya, dalam tingkatan fans anime itu sendiri ada banyak seperti newbie, anime lovers, otaku, otamega, nijikon, hikikomori, weeaboo, wapanese. Nah, wibu dan otaku merupakan salah satu dari banyaknya tingkatan fans anime tersebut. Tentunya, masing-masing tingkatan tersebut memiliki perbedaan.

Perbedaan mengenai wibu dan otaku yaitu, jika pada wibu merupakan suatu julukan yang ditujukan kepada seseorang yang fanatik dengan Jepang bukan hanya anime saja, tetapi secara keseluruhan hingga budayanya. Sedangkan otaku, hanya menyukai atau fanatik dengan dunia anime saja seperti buku komik,  serial anime dan lain sebagainya. 

Ciri-ciri wibu adalah?

Seorang wibu ini cenderung memiliki karakteristik yang sama, adapun beberapa ciri-ciri wibu seperti berikut ini:

1. Terobsesi dengan karakter anime

Ciri-ciri yang umumnya dimiliki seorang wibu yaitu terobsesi dengan karakter anime. Meskipun para wibu ini menyadari bahwa anime hanya sebuah animasi asal Jepang, dan karakter didalamnya bukan karakter nyata. Namun, tidak sedikit dari mereka terobsesi menjadi seseorang dari karakter tersebut.

Terlebih tidak sedikit dari mereka yang menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, pasangan mereka harus mirip dengan a, b atau c. Tetapi, biasanya seorang wibu seperti ini tidak memiliki pasangan. Oleh karena itu, mereka cenderung berhalusinasi berpacaran dengan karakter anime yang tidak nyata.

2. Meniru gaya bicara orang Jepang

Selain terobsesi dengan karakter anime, seorang wibu juga biasanya memiliki ciri-ciri yang sama yaitu sering meniru gaya bicara orang Jepang. Umumnya, mereka menyisipkan kata-kata atau bahasa Jepang ke dalam obrolan mereka seperti “nani, shine, ore wa:” dan beberapa bahasa Jepang lainnya. 

Biasanya mereka menggunakan kata-kata tersebut, ketika mereka sedang mengobrol dengan temannya. Selain itu, mereka juga cenderung bergaul dengan teman yang memiliki hobby yang sama atau sesama wibu. Sulit bagi mereka untuk bergaul dengan orang-orang normal. 

Baca juga: Arti Sasimo Adalah? Ini Dia Penjelasan dan Ciri-cirinya

3. Menonton anime tanpa henti

Hal menarik lainya tentang seorang wibu yaitu mereka cenderung menghabiskan waktu mereka untuk menonton anime. Bahkan tidak sedikit dari mereka yang menonton dalam waktu 24/7. Sebenarnya, sebutan wibu itu sendiri tidak berlaku untuk semua orang yang menyukai atau menonton anime. Jika beberapa orang menyukai anime dengan sewajarnya dan tidak berlebihan, maka orang tersebut bukan termasuk dan dapat disebut wibu.

Namun, jika seseorang sudah berlebihan hingga seharian menonton anime, maka seseorang tersebut disebut wibu. Biasanya seorang wibu menyukai anime yang tidak mainstream dan juga anime dengan banyak waifu. Hingga tak sedikit dari mereka yang memakai kacamata karena keseringan menonton.

4. Cenderung menutup diri dari lingkungan

Selain beberapa ciri sebelumnya, seorang wibu juga cenderung lebih bersifat introvert dan menarik diri dari lingkungannya. Hal tersebut disebabkan karena seorang wibu cenderung menghabiskan waktunya hanya untuk menonton anime kesukaan mereka. Dengan demikian, seorang wibu cenderung lebih suka menghabiskan waktunya meskipun sendiri. 

Oleh karena itu, seorang wibu sering diesebut juga nolep atau no life alias tidak punya kehidupan. Pasalnya, mereka cenderung memilih mengurung dirinya dikamar hanya untuk menonton ketimbang menghabiskan waktu dengan orang lain. Sisi positifnya, para wibu tidak merasa keberatan ketika mereka disuruh tetap berada dirumah selama pandemi masih belum hilang. Sedangkan orang-orang normal yang bisanya beraktivitas merasa stres. 

Baca juga: Pengertian Observasi Adalah: Jenis, Tujuan, dan Keunggulan

5. Menganggap budaya Jepang lebih baik

Seperti yang sudah kita ketahui, seorang wibu cenderung menyukai berbagai hal mengenai Jepang bahkan tidak sedikit dari mereka yang meniru budaya Jepang. Meskipun sebenarnya semua orang boleh menyukai budaya manapun asal tidak berlebihan. Tetapi seorang wibu ini biasanya lebih menganggap budaya Jepang lebih baik. Tidak sedikit dari mereka yang tidak menghargai budaya mereka sendiri. 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Back to top button