Pendidikan

Integrasi Adalah: Pengertian, Jenis, dan Faktor Terbentuknya

integrasi-adalah
Foto: Freepik

Seperti yang sudah kita ketahui, Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki banyak keragaman budaya. Menariknya, Indonesia juga disebut sebagai multikultural, karena adanya keberagaman. Keragaman tersebut, tidak hanya budaya bahkan hingga agama, suku, ras, dan lain sebagainya. 

Sebenarnya, dibalik keberagaman tersebut tentunya masyarakat Indonesia perlu menjaga keutuhan negara ini agar tidak terjadi konflik baik itu antara individu atau kelompok. Mungkin beberapa dari kita bahwa pada beberapa tahun lalu ada banyak sekali gesekan antara individu atau kelompok yang mempermasalahkan perbedaan ras, suku, hingga agama.

Terlepas dari itu, berbicara mengenai kesatuan tidak lepas hubungannya dengan integrasi. Untuk kamu yang penasaran mengenai penjelasan integrasi secara mendalam pastikan untuk mengikuti pembahasan ini. Pasalnya, topik kali akan berfokus memberikan penjelasan mengenai integrasi mulai dari pengertian hingga jenis-jenisnya. Penasaran? Yuk!simak. 

Pengertian integrasi adalah?

Perlu kamu ketahui, integrasi itu sendiri merupakan sebuah kata yang berasal dari bahasa Inggris yaitu integration. Yang mana, jika diartikan yaitu sebagai satu kesatuan atau pembulatan. Selain itu, terdapat pengertian lain mengenai integrasi yaitu membentuk atau menyatukan menjadi satu kesatuan untuk membentuk atau bersatu menjadi unit yang lebih besar.

Integrasi ini memiliki pengertian yang cukup luas. Dalam KBBI, integrasi adalah pembauran hingga menjadi kesatuan yang utuh atau bulat. Integrasi akan berjalan dengan baik dan lancar selama setiap individu saling menghargai, memahami, dan menghormati. Sehingga dapat mengurangi resiko terjadinya suatu konflik yang dapat menimbulkan perpecahan.

Baca juga: Dinamika Adalah: Pengertian, Jenis-jenis, dan Contohnya

Menurut para ahli integrasi adalah?

Selain beberapa penjelasan integrasi secara umum sebelumnya, adapun pengertian lain integrasi menurut beberapa ahli. Berikut penjelasannya:

Soerjono Soekanto

Perlu kamu ketahui, Soerjono Soekanto merupakan seorang lektor kepala sosiologi dan hukum di Universitas Indonesia. Menurutnya, integrasi adalah pengendalian terhadap konflik dan penyimpangan dalam suatu sistem sosial dan membuat suatu keseluruhan dari unsur-unsur tertentu. Sedangkan integrasi kultural memiliki makna derajat ketergantungan fungsional dari unsur-unsur suatu kebudayaan.

Soedjati Djiwandono

Selain menurut Soerjono Soekanto, adapun beberapa pengertian lain mengenai integrasi salah satunya dari Soedjati Djiwandono yang merupakan seorang ilmuwan politik. Menurut Soedjati Djiwandono, integrasi adalah cara bagaimana kelestarian nasional dalam arti luas yang dapat dimainkan dengan hal menentukan nasib sendiri. 

Dr. Nazaruddin Sjamsuddin

Menurut Dr Nazaruddin Sjamsuddin menjelaskan, bahwa integrasi adalah sebuah proses penyatuan suatu bangsa yang mencakup semua akses kehidupannya, seperti aspek sosial, aspek politik, aspek ekonomi, dan aspek budaya. 

Saafroedin Bahar

Pengertian integrasi menurut para ahli yaitu menurut Saafroedin Bahar, integrasi adalah pembaruan yang diartikan sebagai membuat untuk atau menyempurnakan dengan jalan menyatukan unsur-unsur bangsa yang mulanya terpisah-pisah.

Jenis-jenis Integrasi

Seperti yang sudah kita ketahui, bahwa integrasi bertujuan untuk menyatukan masyarakat tersebut meskipun memiliki kedudukan hingga peranan sosial yang berbeda-beda. Selain itu, dalam integrasi ini juga terdapat beberapa jenisnya. Berikut penjelasan mengenai jenis-jenis integrasi:

Integrasi Sosial

Secara pengertian, integrasi sosial adalah proses penyesuaian unsur-unsur yang berbeda dalam kehidupan masyarakat, agar menghasilkan pola kehidupan masyarakat yang memiliki fungsi serasi. Contoh integrasi sosial ini seperti pelaksanaan gotong royong seluruh warga.

Baca juga: Analisis Adalah: Pengertian, Metode, Fungsi dan Tujuan

Integrasi Nasional

Selain integrasi sosial, terdapat juga jenis lain dalam integrasi ini salah satunya integrasi nasional. Perlu kamu ketahui, jenis integrasi yang satu ini merupakan proses penyatuan berbagai perbedaan dalam suatu bangsa. Contoh sederhana dari integrasi nasional ini yaitu upacara bendera.

Integrasi Bangsa

Jenis integrasi selanjutnya yaitu integrasi bangsa, dapat kita artikan bahwa integrasi bangsa adalah proses pembaruan atau penyesuaian perbedaan masyarakat sehingga menjadi satu bangsa dengan kesatuan yang utuh dan bulat. Contoh sederhana jenis integrasi yang satu ini yaitu, adanya rasa memiliki dan menghargai berbagai budaya di Indonesia.

Integrasi Budaya

Integrasi budaya adalah suatu proses penyesuaian antara unsur-unsur kebudayaan yang berbeda sehingga dapat mencapai suatu keserasian dalam kehidupan bermasyarakat. Contohnya, Indonesia memiliki banyak budaya berbeda di setiap daerah, dan mereka memiliki cara tersendiri untuk melestarikan budaya tersebut. 

Integrasi Masyarakat

Terakhir, integrasi masyarakat itu sendiri merupakan proses penyesuaian unsur-unsur yang berbeda dalam kehidupan bermasyarakat. Hal tersebut bertujuan untuk menghasilkan pola kehidupan masyarakat yang memiliki fungsi serasi. Contoh sederhananya dalam kehidupan sehari-hari yaitu, sikap tanpa membedakan teman yang satu dengan teman yang lainnya.

Faktor terbentuknya integrasi

Untuk terjadinya sebuah integrasi baik itu dalam kehidupan masyarakat, atau lainnya. Tentunya tidak akan terjadi begitu saja, pasti ada beberapa faktor yang dapat mendukung terjadinya integrasi tersebut. Untuk itu, berikut penjelasan mengenai faktor terbentuknya suatu integrasi:

1. Adanya perkawinan antara dua suku yang berbeda

Salah satu faktor umum dalam masyarakat yang mendorong terbentuknya integrasi yaitu adanya perkawinan antara dua suku yang berbeda. Tentunya, dalam perkawinan tersebut akan ada kesatuan antara dua suku yang nantinya akan timbul rasa saling menghormati.

2. Adanya toleransi

Seperti yang sudah kita ketahui, bahwa toleransi merupakan sikap saling menghargai dan bekerja sama antara kelompok masyarakat dengan keberagaman dan perbedaan. Adanya sikap toleransi dalam diri masyarakat, tentunya dapat mendorong terjadinya integrasi. Selain itu, dengan adanya toleransi juga akan menghindari konflik yang ada di masyarakat karena perbedaan suku, agama, ras atau budaya.

3. Menaati undang-undang

Undang-undang itu sendiri merupakan hukum tertulis yang dibentuk cara-cara tertentu. Pastinya, dalam undang-undang tersebut ada banyak sekali hukum yang mengatur hidup bermasyarakat yang baik dan benar. Oleh karena itu, dengan menerapkan atau menaati undang-undang dapat terbentuknya integrasi. 

Baca juga: Interpretasi Adalah: Pengertian, Jenis, dan Contohnya

4. Mudahnya akses komunikasi dan transportasi antar daerah

Faktor terakhir yang dapat membentuk terjadinya integrasi yaitu dengan mudahnya akses komunikasi dan transportasi antar daerah. Hal ini mengacu pada pengertian integrasi yang merupakan pembauran hingga menjadi kesatuan. 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button