Pekerjaan

Asesmen Adalah: Pengertian, Fungsi, dan Bentuk Penerapannya

Asesmen itu sendiri bukan suatu hal yang asing lagi terdengar ditelinga kita, terlebih seringkali kita temui dan identik dalam dunia pendidikan. Meskipun demikian, cakupan dari asesmen itu sendiri sangat luas salah satunya dalam perusahaan. Mungkin beberapa dari kamu masih mempertanyakan pengertian asesmen adalah, dan beberapa pertanyaan umum lainnya.

Dalam dunia pendidikan itu sendiri, asesmen merupakan suatu hal yang penting. Pasalnya, dengan asesmen ini dapat menjadi suatu upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Selain itu, dalam dunia pendidikan asesmen tersebut dapat bertujuan untuk mengetahui ketercapaian suatu pembelajar. 

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa penting untuk kamu mengetahui asesmen secara mendalam. Dengan demikian, pada pembahasan kali ini sangat tepat untuk kamu ikuti karena akan berfokus menjelaskan mengenai asesmen itu sendiri. Penasaran? Yuk!simak. 

Pengertian asesmen adalah?

Dalam dunia pendidikan itu sendiri, asesmen adalah proses pengumpulan dan pengolahan informasi untuk mengetahui kebutuhan dalam belajar, perkembangan, dan pencapaian hasil peserta didik. Nantinya hasil tersebut akan digunakan sebagai bahan refleksi serta landasan untuk meningkatkan mutu belajar.

Menurut KBBI, pengertian secara umum mengenai asesmen adalah kegiatan mengumpulkan, menganalisis, dan menginterpretasi data atau informasi tentang individu dan lingkungannya untuk memperoleh gambaran tentang individu dan lingkungannya sebagai bahan memahami individu tersebut demi pengembangkan performa layanan. 

Baca juga: Hipotesis Adalah: Penjelasan Lengkap dan Tahap Pembentukan

Perbedaan penilaian kinerja dan asesmen adalah?

Meskipun secara pengertian, antara penilaian dan asesmen ini hampir sama, tetapi keduanya jelas berbeda. Jika pada penilaian lebih menekankan pada hasil, sedangkan asesmen pada proses dan hasil. Selain itu, umumnya asesmen lebih terikat pada pencapaian target. 

Jenis-jenis Asesmen dalam Dunia Kerja

Selain dalam dunia pendidikan, tentunya dalam dunia kerja asesmen itu sendiri merupakan suatu hal yang penting. Pasalnya asesmen ini berkaitan dengan kualitas sumber daya manusia atau karyawan. Adapun beberapa jenis asesmen dalam dunia kerja seperti berikut ini:

1. Asesmen Karyawan Baru

Tentunya, ketika kamu mengajukan sebuah lamaran pada suatu perusahaan maka akan melakukan tes asesmen ini. Secara pengertian, tes asesmen adalah tes bakat untuk mengetahui seberapa cocok kandidat atau calon karyawan terhadap pekerjaan tertentu di perusahaan. 

Dengan demikian, asesmen ini juga dapat berfungsi untuk memperkirakan kinerja karyawan di masa depan. Umumnya, dalam suatu perusahaan melakukan suatu tes asesmen ini seperti kepribadian dan integritas, kemampuan kognitif atau kecerdasan calon pekerja, kondisi fisik dan keterampilan, dan lain sebagainya. 

2. Asesmen Naik Jabatan 

Selain untuk penerimaan atau perekrutan karyawan baru, dalam perusahaan itu sendiri asesmen ini umumnya dilakukan juga untuk promosi dan kenaikan jabatan. Dalam penerapannya, prosedur dalam asesmen tersebut seperti simulasi penerapan tanggung jawab tambahan, penyelesaian masalah, kapasitas mempresentasikan produk atau jasa, dan lain sebagainya. 

Fungsi Asesmen dalam Dunia Kerja

asesmen-adalah
Foto: Freepik

Setelah mengetahui beberapa penjelasan mengenai pengertian hingga jenis-jenis asesmen. Perlu kamu ketahui, dalam dunia kerja itu sendiri asesmen ini memiliki duafungsi, berikut penjelasan lengkapnya:

1. Fungsi Formatif

Salah satu fungsi asesmen dalam dunia kerja yaitu sebagai fungsi normatif. Tujuan utama dari fungsi ini yaitu untuk memberikan umpan balik kepada pimpinan perusahaan sebagai dasar untuk memperbaiki kinerja dan meningkatkan progres kerja bagi sejumlah karyawan agar kembali lebih produktif.

Selain itu, fungsi formatif juga memungkinkan untuk kamu mengevaluasi dan mengidentifikasi mengenai keunggulan dan kekurangan yang dimiliki untuk melakukan perbaikan dan memaksimalkannya. 

2. Fungsi Sumatif

Selain fungsi formatif, dalam dunia kerja tedapat fungsi lain mengenai asesmen yaitu fungsi sumatif. Perlu kamu ketahui, fungsi ini dapat menentukan nilai dari hasil pekerjaan masing-masing karyawan. Nilai yang didapat setiap karyawan akan dimasukan kedalam sebuah laporan. Nantinya, perusahaan dapat mengetahui sebarapa baik atau buruk karyawan dalam melaksanakan pekerjaannya. 

Baca juga: Akomodasi Adalah: Berikut Pengertian, Bentuk dan Tujuan

Tujuan Asesmen

Selain memiliki bertujuan untuk meningkatkan kualitas atau nilai kepribadian individu atau karyawan dalam perusahaan. Adapun beberapa tujuan asesmen lainnya dalam perusahaan seperti berikut ini:

  • Sebagai bentuk pengakuan dan motivasi bagi karyawan untuk terus berkontribusi semaksimal mungkin.
  • Menciptakan peluang promosi jabatan di perusahaan.
  • Menyesuaikan program pelatihan kerja secara relevan dengan tuntutan karyawan.
  • Meningkatkan komitmen karyawan terhadap perusahaan.

Bentuk Penerapan Asesmen dalam Dunia Kerja

Sebenarnya, ada banyak sekali bentuk atau contoh penerapan asesmen dalam dunia kerja. Namun, kami telah merangkumnya dengan beberapa bentuk atau contoh penerapan asesmen dalam dunia kerja tersebut:

1. Tes Kognitif

Tes kognitif merupakan salah satu cara untuk mengukur kemampuan kognitif yang ada dalam diri seseorang, serta untuk mengetahui sejauh mana pengetahuan yang mereka miliki. Selain itu, tes kognitif ini juga bertujuan untuk mengetahui seberapa berpikir kritis orang tersebut.

2. Tes Kepribadian

Selain tes kognitif, tes kepribadian juga merupakan salah satu bentuk penerapan yang umum dalam dunia kerja. Perlu kamu ketahui, tes kepribadian adalah alat yang digunakan untuk menilai kepribadian seseorang. Umumnya, tes ini mengacu pada suatu teknik yang dirancang untuk mengukur pola karakteristik sifat yang ditunjukkan orang di berbagai situasi. Selain itu, tes kepribadian juga berfungsi untuk mengukur apakah pelamar cocok dengan budaya perusahaan atau tidak. 

3. Tes Integritas

Menurut beberapa sumber, tes integritas adalah jenis tes kepribadian secara khusus yang dirancang untuk menilai kecenderungan pelamar untuk bersikap jujur, dapat dipercaya, dan dapat diandalkan. 

Baca juga: Dinamika Adalah: Pengertian, Jenis-jenis, dan Contohnya

4. Tes Fisik

Bentuk penerapan asesmen umum dalam dunia kerja lainnya yaitu tes fisik. Bentuk penerapan asesmen yang satu ini bertujuan untuk melihat kemampuan fisik yang dimiliki calon pelamar untuk mengetahui kekuatan dan daya tahan mereka. Meskipun demikian, tentunya tidak semua bidang dalam dunia pekerjaan membutuhkan tes ini. Umumnya, tes fisik ini digunakan dalam bidang tertentu yang memerlukan kebugaran fisik dalam bekerja.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Back to top button