Forex

3 Cara Menggunakan Teknik Martingale Yang Aman Bagi Pemula

Kali ini kita akan membahas bagaimana caranya menggunakan teknik martingale yang aman untuk seorang trader pemula. Yuk sobat simak selengkapnya!

Di dalam melakukan trading online memang harus menggunakan strategi yang jitu. Ini berlaku untuk semua instrumen, baik itu forex, saham, crypto, gold, sama saja.

Nah, salah satu teknik yang cukup terkenal adalah yang kita bahas kali ini, yakni teknik martingale. Teknik martingale ini sudah populer dari jaman dulu. Karena teknik itu sebenarnya diadopsi dari teknik perjudian di zaman dulu.

Menggunakan martingale memiliki resiko yang sangat besar. Jadi, kalau sobat belum paham jangan coba-coba untuk melakukannya.

Study Kasus Teknik Martingale

Kali ini saya akan mengangkat satu buah study kasus untuk menggunakan teknik martingale yang aman. Ada pertanyaan dari salah satu teman kita di youtube, sebagai berikut :

teknik martingale yang aman
teknik martingale yang aman

Diatas ada salah satu teman kita yang bertanya. Sudah minus banyak saat melakukan entri buy dan ingin melakukan entry buy kembali dibawah menggunakan ukuran lot lebih besar. Apakah bisa? Untuk menjawab pertanyaan tersebut sobat simak saja pembahasan dibawah ini.

Apa Itu Teknik Martingale?

Teknik martingale adalah sebuah teknik melakukan entri yang lebih besar, guna mendapatkan profit sekaligus menutup kerugian yang sebelumnya.

Misalkan saja sobat melakukan entri market dan dalam keadaan minus. Lalu membuka entri yang sama dengan ukuran lot yang lebih besar, itulah yang namanya teknik martingale.

Tentu saja ketika sobat dalam keadaan minus dan membuka entri lagi. Resiko akan bertambah besar berkali lipat. Ini yang harus di perhatikan. Namun ketika harga bisa berbalik arah, kita akan mendapatkan profit dari entri yang baru sekaligus menutup minus untuk entri yang lama.

Baca juga:  6 Cara Efektif Bangkit Dari Kegagalan Trading, Lakukan Ini!

Biar lebih jelas lagi, ilustrasinya adalah seperti ini :

Saya membeli EUR/USD dengan lot 0.01. Tapi market justru turun terus, setelah turun jauh saya membeli lagi dibawah dengan ukuran lot 0.1. Dengan tujuan ketika market koreksi naik sedikit saja sudah bisa menutup semua minus dan mendapatkan profit.

Seperti itulah sobat penerapan strategi martingale. Nah, sekarang kita akan lanjut bagaimana cara melakukan teknik martingale yang aman.

Cara Menggunakan Teknik Martingale Yang Aman

Ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan untuk bisa menggunakan teknik martingale yang aman, antara lain sebagai berikut :

Pastikan Ekuitas Saldo Masih Mencukupi

Yang pertama yang harus diperhatikan ketika ingin melakukan martingale adalah saldo dan ekuitas. Apakah minus yang terjadi sudah terlanjut banyak atau belum.

Misalkan total minus masih sekitar 1% dari total modal, maka masing memungkinkan melakukan martingale. Namun ketika minus dalam saldo sudah besar lebih baik melakukan cutloss daripada martingale.

Karena ada sebuah rumus yang sering terjadi, yakni minus besar + martingale = margin call. Artinya jika sudah minus banyak namun memaksa melakukan martingale maka hasilnya adalah margin call.

Untuk sobat yang ingin menggunakan teknik martingale yang aman gunakan margin sekecil mungkin terlebih dahulu. Contoh :

Dengan modal 1000$, silahkan melakukan entri market dengan lot 0.01 terlebih dahulu. Apabila minus 300 pips, baru membuka entri sama dengan besaran 0.03 sampai dengan 0.05. Dengan begitu saldo dan ekuitas masih mampu menahan minus.

Teknik diatas bisa sobat padukan dengan beberapa konfirmasi lainnya. Agar lebih valid selain itu tentukan risk dan rewards yang akan kita bahas selanjutnya.

Tentukan Risk Reward

Risk reward dalam trading ini sangat penting, apalagi jika sobat ingin melakukan teknik martingale yang aman. Tentukan berapa risk (resiko) yang siap diterima dan juga reward (profit) yang ditargetkan.

Baca juga:  Tutorial Lengkap Aplikasi Metatrader 4 Di HP Android

Anda tidak boleh terus menerus menahan minus yang bertambah banyak. Harus ada batasan tertentu sesuai dengan money management trading yang baik.

Misalkan saja sobat sudah melakukan teknik martingale. Dan harga belum berbalik arah, minus semakin banyak. Lebih baik melakukan cutloss. Nah, disinilah tentukan berapa kerugian maksimal yang siap untuk sobat terima.

Ukurlah Penentuan Pembalikan Harga

Yang terakhir adalah carilah konfirmasi pembalikan harga jika ingin melakukan martingale. Dengan begitu teknik martingale ini akan berfungsi dengan baik.

Misalkan saja, Anda melakukan sell pada resistance 1, kemudian harga masih terus naik. Sampai di Resistance yang lebih kuat diatasnya, itulah waktu yang lebih tepat untuk martingale.

Untuk masalah pembalikan harga ini, sudah saya bahas beberapa materi sebelumnya, sobat bisa gunakan beberapa teknik, antara lain :

Dengan ketiga materi diatas, akan membantu sobat menentukan pembalikan arah sehingga posisi martingale menjadi lebih tepat.

Sampai disini saya rasa sudah cukup jelas. Apabila belum jelas, sobat bisa simak video berikut ini :

Oke sobatku, cukup sekian pembahasan kali ini mengenai cara menggunakan teknik martingale yang aman. Semoga bisa memberikan manfaat dan salam sukses dari admin prayoga.id.

Sigit Prayoga

Praktisi trading forex, crypto dan juga saham. Selain itu juga suka berbagi informasi mengenai bisnis online. Semoga dengan adanya blog prayoga.id ini bisa menjadi wadah saya untuk berbagi sesuatu yang bermanfaat. Salam sukses buat semuanya, Amin

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button