Pendidikan

Fotosintesis Adalah: Ketahui Arti, Proses, dan Faktornya

Fotosintesis itu sendiri bukanlah suatu hal yang asing lagi terdengar ditelinga kita, terlebih seringkali kita diajarkan atau mengamati fotosintesis ini dibangku pendidikan. Meskipun demikian, mungkin beberapa dari kalian masih mempertanyakan mengenai pengertian fotosintesis adalah, dan beberapa pertanyaan umum lainnya.

Selain bermanfaat untuk tumbuhan itu sendiri, nyatanya fotosintesis juga memiliki manfaat bagi manusia lho. Manfaat fotosintesis bagi makhluk hidup lain khususnya manusia yaitu dapat menghasilkan oksigen yang baik untuk pernapasan manusia. Selain itu, fotosintesis juga memiliki fungsi lainnya yaitu untuk menghasilkan makanan. 

Tentunya, fotosintesis ini merupakan suatu hal yang penting. Terlepas dari itu, pada pembahasan kali penjelasan yang akan diberikan akan berfokus menjelaskan fotosintesis secara mendalam baik itu pengertian, faktor yang mempengaruhi, hingga syarat-syarat terjadinya fotosintesis. Penasaran? Yuk!simak. 

Pengertian fotosintesis adalah?

Secara umum, fotosintesis adalah suatu proses biokimia pembentukan karbohidrat dan bahan anorganik yang dilakukan oleh tumbuhan, terutama tumbuhan yang mengandung zat hijau daun. Selain yang mengandung zat hijau, fotosintesis ini juga dapat dilakukan oleh alga, dan beberapa jenis bakteri lainnya.

Dalam KBBI itu sendiri, fotosintesis adalah pemanfaatan energi cahaya matahari oleh tumbuhan berhijau dan bakteri. Tentunya, kita semua sudah mengetahui bahwa hampir semua makhluk hidup yang ada didunia ini bergantung pada fotosintesis. Pasalnya, fotosintesis tersebut dapat menghasilkan sebagian besar oksigen di bumi yang dibutuhkan oleh makhluk hidup lainnya. 

Baca juga: Afirmasi Adalah: Ketahui Arti, Manfaat dan Tips Penerapannya

Kapan waktu fotosintesis akan terjadi?

Perlu kamu ketahui, proses fotosintesis ini terjadi ketika klorofil pada daun menangkap sinar matahari. Nantinya, sinar tersebut digunakan untuk mengubah air dan karbondioksida menjadi gula dan oksigen. Jadi, singkatnya proses fotosintesis ini akan terjadi di siang hari karena membutuhkan cahaya matahari, air, dan karbon dioksida. 

Apakah fotosintesis bisa pakai lampu?

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, bahwa fotosintesis ini membutuhkan cahaya matahari alhasil pastinya fotosintesis dilakukan pada siang hari. Namun, nyatanya tidak setiap hari cahaya matahari dapat terlihat. Untuk itu, biasanya dilakukan oleh bantuan lainnya seperti dengan lampu LED. Tentunya, lampu LED tersebut sudah dirancang sehingga spektrum warna biru bisa lebih besar dibandingkan dengan spektrum warna merah. 

Faktor yang mempengaruhi fotosintesis adalah?

Setelah mengetahui beberapa penjelasan mengenai fotosintesis tersebut, tentunya kamu juga perlu mengetahui hal penting lainnya seperti faktor yang mempengaruhi fotosintesis tersebut. Untuk itu, berikut penjelasan mengenai faktor-faktor tersebut:

1. Pigmen

Pigmen itu sendiri merupakan suatu zat yang memberikan warna pada suatu atau seluruh bagian-bagian pada tanaman. Dalam pigmen, tentunya ada beberapa kelompok utama berikut penjelasannya:

  • Klorofil: merupakan pigmen utama dari tumbuhan sehingga dapat terjadinya proses fotosintesis. Perlu kamu ketahui, pigmen klorofil ini diproduksi dalam kloroplas pada jaringan fotosintesis yang letaknya di daun. Selain itu, klorofil ini juga dapat menyalurkan energi yang berasal dari sinar matahari untuk dimanfaatkan oleh tumbuhan. 
  • Karotenoid: merupakan pigmen alami yang dapat kita temui baik itu pada bakteri, alga, dan beberapa tumbuhan. Fungsi dari karotenoid itu sendiri yaitu untuk menyerap energi cahaya yang nantinya akan digunakan dalam fotosintesis. 
  • Phycobilins: adalah pigmen yang merupakan ciri khas alga merah atau biru. Fungsi utamanya yaitu untuk menyerap gelombang cahaya yang tidak diserap dengan baik oleh klorofil dan karotenoid.  

2. Plastida

Secara pengertian, plastida adalah salah satu sel tumbuhan yang paling penting. Plastida itu sendiri adalah organel yang dikelilingi membran untuk menyimpan sesuatu. Fungsi utama dari sel tumbuhan yang satu ini yaitu sebagai organel utama penyelenggara proses fotosintesis. 

Baca juga: Somasi Adalah? Pengertian, Bentuk, Manfaat, Cara Membuat

3. Antena

Perlu kamu ketahui, antena sebutan untuk kumpulan besar molekul dari 100 hingga 5000. Fungsi utama dari antena ini yaitu dapat secara efektif menangkap energi cahaya dari matahari dalam bentuk foton. 

Proses Terjadinya Fotosintesis

fotosintesis-adalah
Foto: Freepik

Setelah mengetahui beberapa penjelasan mengenai fotosintesis baik itu pengertian hingga faktor yang mempengaruhi fotosintesis, ada baiknya kamu juga mengetahui proses terjadinya fotosintesis tersebut. Menurut beberapa sumber proses fotosintesis tersebut terdiri dari dua rangkaian yang dibagi atas kebutuhan cahaya dan tempat terjadinya. Berikut penjelasan lengkapnya:

Reaksi Terang

Reaksi terang itu sendiri adalah reaksi yang membutuhkan cahaya, reaksi ini terjadi pada membran tilakoid kloroplas. Dalam reaksi ini, energi cahaya akan diubah menjadi energi kimia dalam bentuk ATP dan NADPH. Dengan demikian, reaksi terang ini bergantung pada cahaya. Jika tidak ada cahaya, maka reaksi terang tidak akan terjadi. 

Reaksi Gelap

Selain reaksi terang, dalam fotosintesis ini juga terdapat reaksi gelap. Reaksi ini merupakan reaksi fotosintesis yang tidak membutuhkan cahaya matahari dan reaksi ini biasanya terjadi di stomata kloroplas. Berbeda dengan reaksi sebelumnya, dalam reaksi gelap tidak bergantung pada cahaya. Jadi, tetap akan terjadi meskipun tidak ada cahaya. 

Baca juga: Resolusi Adalah: Berikut Manfaat dan Cara Mewujudkannya

Syarat-syarat Terjadinya Fotosintesis

Selain beberapa penjelasan sebelumnya, dalam fotosintesis itu sendiri untuk menghasilkan karbohidrat tumbuhan memerlukan beberapa syarat yang perlu dipahami. Berikut penjelasan lengkapnya:

  • Daun terdiri atas sel-sel yang tersusun teratur sehingga cahaya matahari dapat diterima secara baik. 
  • Sel-sel yang tersusun teratur tersebut harus mengandung kloroplas. 
  • Diantara sel-sel yang tersusun teratur tersebut, terdapat ruang antar sel sehingga udara dari luar dapat masuk melalui ruang antar sel tersebut. 
  • Sel-sel yang tersusun rapat tersebut harus dilindungi oleh jaringan epidermis agar tidak tercerai berat. 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Back to top button